
walknesia.id – Bank Indonesia (BI) secara resmi membuka layanan pemesanan tukar uang baru mulai hari ini pukul 09.00 WIB. Layanan ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil yang biasanya meningkat drastis menjelang Hari Raya Idulfitri. Dengan adanya sistem pemesanan online, BI berupaya memastikan distribusi uang baru lebih tertata dan mengurangi antrean panjang di lokasi penukaran.
Tingginya permintaan uang pecahan baru setiap tahun mendorong BI untuk mengembangkan sistem yang lebih efisien dalam pendistribusiannya. Masyarakat kini dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) yang memungkinkan mereka memilih lokasi serta jadwal penukaran sesuai dengan ketersediaan.
Cara Melakukan Pemesanan Uang Baru di BI
Agar proses penukaran berjalan lancar, masyarakat perlu mengikuti langkah-langkah berikut:
- Masuk ke Aplikasi PINTAR
Pemesanan dilakukan secara daring melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses melalui laman resmi Bank Indonesia. Pengguna cukup mengisi data diri dan memilih lokasi serta jadwal penukaran. - Pilih Lokasi Penukaran
Setelah masuk ke sistem, masyarakat dapat memilih lokasi penukaran yang tersedia, baik di kantor cabang BI maupun di bank umum yang bekerja sama dengan BI. - Konfirmasi Pemesanan
Setelah pemesanan berhasil, pengguna akan mendapatkan bukti pemesanan yang harus ditunjukkan saat melakukan penukaran. - Datang ke Lokasi pada Waktu yang Ditentukan
Pada hari yang telah dijadwalkan, masyarakat dapat menukarkan uang mereka sesuai jumlah yang telah dipesan. BI memastikan ketersediaan uang pecahan baru bagi masyarakat yang telah melakukan pemesanan terlebih dahulu.
Batas Maksimal dan Kuota Penukaran
Untuk memastikan distribusi uang pecahan baru merata, BI menerapkan batas maksimal penukaran bagi setiap individu, biasanya berkisar antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per orang, tergantung kebijakan lokasi penukaran.
Selain itu, BI juga menetapkan kuota harian guna menghindari kepadatan antrean di lokasi penukaran. Oleh sebab itu, masyarakat disarankan untuk melakukan pemesanan lebih awal agar mendapatkan uang pecahan baru sesuai kebutuhan mereka.
Hindari Penukaran di Tempat Tidak Resmi
BI mengimbau masyarakat agar hanya melakukan penukaran di lokasi resmi yang telah ditunjuk guna menghindari potensi risiko, seperti penipuan atau mendapatkan uang palsu.
Selain lebih aman, melakukan penukaran di tempat resmi juga memastikan bahwa uang yang diterima dalam kondisi layak edar dan tidak cacat fisik yang bisa mengurangi nilainya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati terhadap penawaran jasa penukaran uang di tempat yang tidak resmi, seperti di pinggir jalan atau lokasi yang tidak memiliki izin dari BI.
Kesimpulan
Dibukanya layanan pemesanan tukar uang baru oleh Bank Indonesia memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan uang pecahan kecil menjelang Hari Raya. Dengan adanya sistem pemesanan online melalui aplikasi PINTAR, proses penukaran menjadi lebih praktis, tertib, dan efisien. Masyarakat yang membutuhkan uang pecahan baru diimbau untuk segera melakukan pemesanan agar bisa mendapatkan uang sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa harus menghadapi antrean panjang.












